Panduan Membuat PHP Unit Testing

Pernahkah Anda mendengar apa itu PHP unit testing? Hal ini sendiri mempunyai arti yaitu merupakan tes terkecil dalam serangkaian tes yang dilakukan dengan tujuan menguji sebuah fungsi atau kelas pada kode tersendiri.

Testing sendiri dapat Anda temukan pada sebuah uji coba penggunaan aplikasi. Untuk lebih lanjutnya pengujian dilakukan menjadi beberapa sub uji seperti salah satunya adalah integration test, performance test dan sebagainya.

Unit testing memiliki peran sangat penting dalam sebuah pengujian. Memiliki tujuan agar software atau perangkat lunak yang suda diresmikan mempunyai suatu kualitas lebih baik lagi dari sebelumnya.

Mendukung tujuan tersebut, pengembang atau developer library selalu mengikutkan tes. Dalam artikel ini kami akan memberikan penjelasan lebih lengkapnya agar pembaca bisa memahaminya dengan mudah.

PHP unit testing ini akan menjadi petunjuk pengujian terhadap base case, edge case, hingga corner case. Artinya semua bentuk produk atau bagiannya melewati uji coba ini untuk menentukan suatu kelayakan yang sesuai standar tersebut.

Tanpa adanya komponen ini proses pengujian suatu aplikasi atau produk akan memakan banyak sekali waktu yang tentunya tidak efisien. Sehingga memerlukan terobosan atau sistem terbaru agar dapat memaksimalkan waktu tersedia.

Contoh dari penerapan unit testing sendiri dapat Anda lihat pada platform gojek dan grab yang mana untuk melakukan tugas pengujian ini menggunakan teknologi atau tenaga ahli secara khusus sehingga aplikasi lebih secure dan reliable.

PHP unit testing
PHP unit testing

Mengenal Lebih Dalam Mengenai PHP Unit Testing

Unit test sendiri memiliki kemiripan cukup banyak dengan integration test. Kedua aspek tersebut memiliki alat atau tools pekerja sama hanya terdapat perbedaan pada unit test tidak menyediakan pelayanan luar.

Adanya dua perbedaan ini pada kedua aspek PHP unit testing memberikan jarak cukup banyak namun memiliki fungsi yang sama dalam pengujian suatu produk atau platform guna meningkatkan efisiensi waktu pekerja.

Kedua aspek tersebut memiliki bahasa programmer merupakan framework memiliki tools atau alat berbeda ketika melakukan suatu pengujian menggunakan platform tersebut.

Dalam PHP sendiri salah satu alat popular sering untuk menjalankan suatu proses dan pengujian PHP unit testing menggunakan PHP unit. PHP sendiri terdiri dari instalasi PHP Unit dan Membuat Class baru.

Semua aspek tersebut bekerja sama dalam membentuk suatu pengujian yang memberikan kemudahan dalam evaluasi suatu produk atau platform dan mengembangkannya menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Bentuk dari Instalasi PHP Unit

Adapun beberapa penjelasan dibawah ini mengenai bentuk dari instalasi PHP Unit dan membuat class baru yang merupakan bagian dari PHP unit testing menggunakan php unit.

1. Instalasi PHP Unit

Sebelum melakukan download atau install ini Anda harus melakukan unduhan pada compossernya terlebih dahulu. Composer ini tidak sepaket dengan PHP unit, dua komponen ini berbeda satu sama lainnya.

Composer merupakan dependency manager pada proses bahasa dalam pemrograman dalam PHP tersebut. Kemudian file dari dokumentasi dan instalasi composer sendiri berada pada website resminya.

Proses download dan install pun sama seperti pada perangkat lunak pada umumnya. Anda hanya harus mengklik pada laman website resmi tempat unduhan kemudian menunggunya hingga selesai.

Kemudian untuk menyimpan file kerja pada sebuah platform berjalan sama seperti biasanya menggunakan folder kosong dan menamai sesuai dengan format tersedia pada sebuah program.

Selanjutnya Anda akan menjalankan terminal atau CMD bagi pengguna OS Windows. Setelah melakukan hal tersebut, Anda wajib membuka folder tadi dan menginstal PHP unit tersebut pada tiga file terbarunya.

Cara tersebut cukup mudah jika Anda mengikuti setiap langkanya dengan mudah. Dan untuk sebuah informasi tiga file baru dalam folder tersebut adalah composer.json dan folder vendor serta composer.lock.

2. Membuat class baru

Pada cara kali ini, kami akan menjelaskan sedikit mengenai tata cara pembuatan class baru. Membuat unit test pada class baru biasanya bernama class matematika. Class matematika ini merupakan library yang bisa kita gunakan untuk diri sendiri atau tim.

PHP unit testing sendiri banyak membuat class yang membantu proses pengujian tersebut sehingga memerlukan sebuah program dari sistem terbaik yang dalam pembuatannya memerlukan ketelitian. Untuk membuatnya dengan memulainya dari membuat sebuah folder bernama Matematika.php dan masukan menggunakan sumber kode yang sudah ada, Kita harus mempelajarinya dengan baik terlebih dahulu.

Metode ini memiliki beberapa cara juga salah satunya adalah dengan bilangan basic positif serta eksponen yang negative begitupun selanjutnya. Kemudian ada cara bilangan basic positif, eksponen negative serta inputan berupa string.

Selanjutnya adalah membuat file test dengan nama MatematikaTest.php menggunakan kode yang sudah ada. Saran untuk Anda sebelum membuat class ini harus mempelajari dengan baik kode-kode berkaitan satu sama lain.

Ketika sudah melakukan program Anda harus menjalankan PHP unit testing menggunakan command. Kemudian akan muncul hasil unit test tersebut pastikan bahwa hasilnya sesuai dengan keinginan.

Saat melihat hasil test tersebut maka aka nada 2 hasil yang pertama adalah error file dan failure file. Artinya eror yang terjadi berkenaan dengan memberi inputan sering pada inputan yang seharusnya terintegrar.

Sedangkan file failure ini terjadi karena hasil saat melakukan saat melakukan tes negative dan positif menghasilkan hasil tidak sesuai dengan aturannya sehingga hasilnya pun tidak sesuai.

Hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dari pemanggilan metode tersebut yaitu 1. Maka dari itu metode atau cara tersebut gagal untuk case bilangan positif pangkat negative.

Hal tersebut merupakan kasus sederhana yang biasa kita temukan pada suatu proses pengembangan suatu aplikasi. Anda bisa mengikuti cara tersebut jika ingin melakukan PHP unit testing pada pengujian suatu platform atau produk.